Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Merapi Luncurkan 3 Kali Awan Panas Guguran dalam 10 Menit, Jarak Luncur 2 Km

Yuwantoro Winduajie , Jurnalis-Rabu, 30 September 2026 |17:30 WIB
Merapi Luncurkan 3 Kali Awan Panas Guguran dalam 10 Menit, Jarak Luncur 2 Km
Gunung merapi (foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Gunung Merapi di perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Jawa Tengah tercatat meluncurkan tiga kali awan panas guguran ke arah barat daya pada Rabu (30/9/2026) sore. Seluruh awan panas terpantau mengarah ke hulu Kali Sat dan Kali Putih dengan jarak luncur mencapai 2.000 meter.

Berdasarkan informasi Badan Geologi melalui Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), awan panas pertama terjadi pada pukul 15.42 WIB. Awan panas tersebut meluncur sejauh 2.000 meter dengan amplitudo maksimum 29,67 milimeter dan durasi 244,97 detik.

Empat menit berselang, tepatnya pukul 15.46 WIB, Merapi kembali meluncurkan awan panas guguran dengan jarak luncur 2.000 meter.

Peristiwa tersebut tercatat memiliki amplitudo maksimum 23,36 milimeter dan durasi 172,56 detik.

Selanjutnya, awan panas guguran kembali terjadi pada pukul 15.51 WIB. Jarak luncurnya juga mencapai 2.000 meter dengan amplitudo maksimum 20,9 milimeter dan durasi 155,21 detik.

Dengan demikian, dalam rentang waktu sekitar 10 menit, Gunung Merapi tercatat meluncurkan tiga kali awan panas guguran ke arah barat daya atau hulu Kali Sat dan Kali Putih.

BPPTKG mengimbau masyarakat menjauhi daerah bahaya serta alur sungai yang berhulu di Gunung Merapi dan mematuhi rekomendasi resmi yang telah ditetapkan. Saat ini, status aktivitas Gunung Merapi masih berada pada tingkat Siaga atau Level III.
 

(Awaludin)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement