Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Gagalnya G30S PKI dan Pelarian DN Aidit hingga Berujung Dieksekusi

Fahmi Firdaus , Jurnalis-Jum'at, 02 Oktober 2026 |04:00 WIB
Gagalnya G30S PKI dan Pelarian DN Aidit hingga Berujung Dieksekusi
Gagalnya G30S PKI dan Pelarian DN Aidit hingga Berujung Dieksekusi/ist
A
A
A

Surat yang menjadi upaya terakhir DN Aidit itu, terbukti sia-sia. Penemuan jenazah perwira tinggi AD di Sumur Lubang Buaya pada 3 Oktober 1965 telah membuat posisi PKI semakin terpojok.

Menyusul ditemukannya jenazah Pahlawan Revolusi, kerusuhan akibat kemarahan rakyat terhadap PKI meletus di Jakarta. Kedutaan besar China, markas besar PKI dan tempat tinggal DN Aidit, diserbu massa.

Tidak hanya merusak barang-barang. Massa yang marah juga melakukan aksi pembakaran. Pada 9 Oktober 1965, dua batalyon RPKAD dikirim untuk mengambil alih Yogyakarta.

Pada malam 21 November 1965, Aidit yang terus berusaha melarikan diri berhasil ditangkap di Solo. Pimpinan tertinggi PKI itu dieksekusi di wilayah Boyolali Jawa Tengah. Pada 12 Maret 1966, PKI resmi dibubarkan dan dinyatakan sebagai partai politik terlarang.

(Fahmi Firdaus )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement