JAKARTA - Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom), Syahganda Nainggolan mengaku merasa ‘ngeri-ngeri sedap’ setelah dipercaya Presiden Prabowo Subianto, memimpin lembaga tersebut. Menurutnya, amanah yang diberikan itu bukan tugas yang ringan.
"Terus terang amanah yang diberikan oleh Bapak Presiden dan Bapak Wakil Presiden kepada saya dan tentunya mungkin juga kepada Pak Waka, ini ngeri-ngeri sedap buat saya," kata Syahganda saat acara serah terima memori jabatan dan penyambutan Kepala serta Wakil Kepala Bakom di Kantor Bakom, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (6/10/2026).
Syahganda mengatakan, dirinya sempat tidak menyangka akan ditunjuk memimpin Bakom. Ia mengungkapkan, sebelumnya telah dipersiapkan untuk mengisi posisi duta besar di Turki. Namun, rencana tersebut berubah karena Prabowo menginginkannya tetap bertugas di dalam negeri.
“Ya, jadi mungkin striker-striker yang top itu kayak Pak Qodari masuk dulu ke sana, ke Wantimpres. Lah saya pemain luar sebenarnya. Cadangan juga belum. Tiba-tiba masuk kemarin ini,” katanya.
Sehari setelah dilantik, Syahganda bersama Wakil Kepala Bakom Fadli Tri Hartono dipanggil Prabowo ke Hambalang. Dalam pertemuan tersebut, Presiden meminta agar program-program pemerintah dapat tersampaikan hingga masyarakat lapisan bawah.
Selain itu, kata dia, Prabowo juga menekankan pentingnya mendengarkan aspirasi masyarakat dan memastikan berbagai persoalan yang terjadi di bawah dapat sampai kepada Presiden.
"Bapak Presiden mengarahkan pikiran orang-orang yang paling bawah dan apa yang terjadi paling bawah harus sampai ke telinga beliau. Ini yang diminta. Jadi, bagaimana kita ini mendengarkan suara rakyat. Pesannya itu," pungkasnya.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.