Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pesawat Militer Nigeria Jatuh, Tewaskan 32 Orang

Rahman Asmardika , Jurnalis-Rabu, 07 Oktober 2026 |21:02 WIB
Pesawat Militer Nigeria Jatuh, Tewaskan 32 Orang
Ilustrasi.
A
A
A

ABUJA - Sebanyak 32 orang tewas ketika sebuah pesawat Angkatan Udara Nigeria jatuh di wilayah barat daya Nigeria pada Senin,(4/10/2026) demikian disampaikan pihak berwenang pada Selasa, (6/10/2026). Pesawat tersebut mengangkut 25 penumpang dan tujuh awak.

Pesawat jenis ATR-42 itu sedang terbang dari Benin City menuju Lagos ketika petugas pemandu lalu lintas udara kehilangan kontak pada pukul 09.13 waktu setempat, ujar Menteri Penerbangan Festus Keyamo. Pesawat tersebut kemudian jatuh di dekat pangkalan angkatan laut di kawasan Igbokoda, Negara Bagian Ondo.

Informasi awal dari Angkatan Udara menyebutkan jumlah orang di dalam pesawat sebanyak 25 orang serta mengidentifikasi mereka yang diyakini berada di dalam pesawat tersebut.

"Ini adalah momen yang menyedihkan bagi Angkatan Bersenjata kita dan bagi seluruh bangsa. Personel Angkatan Udara kita mempertaruhkan nyawa setiap hari demi mengamankan Nigeria. Pengorbanan mereka tidak akan pernah dilupakan," kata Presiden Nigeria Bola Tinubu dalam pernyataan yang dirilis oleh kantornya.

Tim pencarian dan penyelamatan dikerahkan setelah lokasi puing ditemukan. Angkatan Udara menyatakan pihaknya bekerja sama dengan berbagai otoritas dan badan darurat di lokasi kecelakaan.

Tinubu memerintahkan Angkatan Udara untuk melakukan penyelidikan menyeluruh terhadap penyebab kecelakaan tersebut.

"Saya telah menetapkan tiga hari berkabung nasional dan memerintahkan agar bendera dikibarkan setengah tiang di seluruh negeri sebagai penghormatan bagi mereka yang telah gugur," tambah presiden, sebagaimana dilansir RT.

Nigeria telah mencatat beberapa kecelakaan penerbangan militer yang mematikan dalam beberapa tahun terakhir. Pada Mei 2021, sebuah pesawat militer jatuh di dekat bandara Kaduna dan menewaskan seluruh 11 orang di dalamnya, termasuk Kepala Staf Angkatan Darat saat itu, Letnan Jenderal Ibrahim Attahiru. Tiga bulan sebelumnya, tujuh personel Angkatan Udara tewas ketika pesawat Beechcraft King Air B350i jatuh di dekat Abuja setelah melaporkan adanya kerusakan mesin.

Kecelakaan pada Senin itu terjadi beberapa hari setelah kecelakaan helikopter di Zimbabwe yang menewaskan pengusaha Wicknell Chivayo—sekutu dekat Presiden Emmerson Mnangagwa—serta orang-orang lain yang berada di dalamnya.

(Rahman Asmardika)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement