Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Peristiwa 18 Oktober: Thomas Alva Edison Meninggal hingga Wahana Soviet Menjelajahi Venus

Awaludin , Jurnalis-Minggu, 18 Oktober 2026 |06:10 WIB
Peristiwa 18 Oktober: Thomas Alva Edison Meninggal hingga Wahana Soviet Menjelajahi Venus
Thomas Alva Edison (Foto: Alerta Digital)
A
A
A

JAKARTA – Sejumlah peristiwa penting tercatat dalam sejarah pada 18 Oktober. Mulai dari misi penjelajahan luar angkasa oleh Uni Soviet hingga meninggalnya Thomas Alva Edison, tokoh yang dikenal atas pengembangan lampu pijar praktis dan kontribusinya terhadap teknologi kelistrikan.

Berikut sejumlah peristiwa yang terjadi pada 18 Oktober dari berbagai sumber.

1. Wahana Venera 4 Menjelajahi Atmosfer Venus pada 1967

Pada 18 Oktober 1967, wahana antariksa Venera 4 milik Uni Soviet memasuki atmosfer Venus. Misi tersebut menjadi tonggak penting dalam eksplorasi antariksa karena berhasil mengirimkan data langsung mengenai kondisi atmosfer planet tersebut.

Venera 4 membawa instrumen untuk mengukur suhu, tekanan, dan komposisi gas atmosfer Venus. Data yang dikirimkan menunjukkan bahwa atmosfer planet itu didominasi karbon dioksida.

Wahana tersebut mengirimkan data selama proses penurunan menggunakan parasut sebelum berhenti berkomunikasi akibat kondisi ekstrem di atmosfer Venus. Misi ini menjadi salah satu pencapaian penting dalam penelitian planet di luar Bumi. 

2. Erich Honecker Mundur dari Kepemimpinan Jerman Timur pada 1989

Pada 18 Oktober 1989, Erich Honecker mengundurkan diri dari jabatannya sebagai pemimpin Jerman Timur. Ia telah memimpin negara tersebut sejak 1971.

Pengunduran dirinya terjadi di tengah meningkatnya tekanan politik dan gelombang demonstrasi masyarakat yang menuntut perubahan di Jerman Timur. Peristiwa tersebut menjadi bagian dari rangkaian perubahan besar di Eropa Timur menjelang runtuhnya Tembok Berlin pada November 1989.

 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement