Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Gempa M6,4 Guncang Jepang, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami di Indonesia

Binti Mufarida , Jurnalis-Minggu, 25 Oktober 2026 |11:30 WIB
Gempa M6,4 Guncang Jepang, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami di Indonesia
Gempa Jepang (foto: Freepik)
A
A
A

JAKARTA - Gempa bumi bermagnitudo 6,4 mengguncang Kepulauan Bonin, Jepang, pada Minggu (25/10/2026) pukul 09.09.23 WIB. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami di wilayah Indonesia.

"Hasil pemodelan tsunami menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami di wilayah Indonesia," ungkap Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto.

Wijayanto mengatakan, berdasarkan hasil analisis BMKG, gempa bumi tersebut memiliki parameter pemutakhiran dengan magnitudo 6,4 dan kedalaman 480 kilometer.

Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 27,84° LU dan 139,46° BT, tepatnya di laut, sekitar 874 kilometer barat daya Tokyo.

 

Menurut Wijayanto, berdasarkan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa tersebut merupakan gempa bumi dalam yang dipicu oleh aktivitas penunjaman Lempeng Pasifik.

"Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan geser turun (oblique normal)," kata Wijayanto.

Wijayanto melaporkan, hingga pukul 09.30 WIB, hasil pemantauan BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock).

BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

"Imbauan kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya," imbaunya.
 

(Awaludin)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement