Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Mahasiswi UIN Jember Diperkosa saat Tidur di Rumah Singgah PLP, Begini Kronologinya!

Tim iNews Media Group , Jurnalis-Selasa, 27 Oktober 2026 |21:03 WIB
Mahasiswi UIN Jember Diperkosa saat Tidur di Rumah Singgah PLP, Begini Kronologinya!
Ilustrasi Pemerkosaan/ist
A
A
A

JEMBER – Seorang mahasiswi Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember, diduga diperkosa saat sedang menjalani mata kuliah wajib Pengenalan Lingkungan Pendidikan (PLP) di Kecamatan Ambulu, Kabupaten Jember, Jawa Timur.

Korban yang merupakan mahasiswi semester tujuh tersebu menjadi korban pemerkosaan saat sedang tertidur sendirian di dalam kamar rumah warga yang dipinjamkan secara cuma-cuma sebagai tempat menginap peserta PLP.

Direktur Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum Islam (LKBHI) UIN KHAS Jember, Zaenal Abidin, mengungkapkan, terduga pelaku secara tiba-tiba masuk ke dalam kamar dan langsung melancarkan aksi keji tersebut sebelum akhirnya melarikan diri.

"Peristiwa diduga terjadi pada dini hari saat korban sedang tertidur di kamar. Pelaku masuk dan melakukan kekerasan seksual lalu kabur. Pihak rektorat langsung melaporkan hal ini ke Polres Jember agar segera diselidiki," ujar Zaenal Abidin, dikutip Selasa (27/10/2026). 

Meski mengalami trauma psikologis yang mendalam, korban dilaporkan sempat mengenali ciri-ciri spesifik dari terduga pelaku pemerkosaan.

Selain itu, indikasi keterlibatan orang yang memahami seluk-beluk kondisi rumah penginapan tersebut menjadi perhatian serius tim penyidik. 

Pasalnya, saat olah tempat kejadian perkara awal, tidak ditemukan adanya kerusakan pada gagang kunci maupun pintu rumah.

Mendapati laporan insiden tersebut, pihak Rektorat UIN KHAS Jember langsung mengambil langkah tegas dengan melaporkannya ke Polres Jember agar kasus dapat diusut tuntas secara profesional dan transparan.

 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement