Siklon yang mulai mendarat pada Rabu pagi tersebut menyebabkan gangguan luas; angin kencang menumbangkan pepohonan dan merusak infrastruktur lokal, demikian dilaporkan penyiar tersebut.
Pihak berwenang di Andhra Pradesh dan Negara Bagian Odisha di wilayah timur juga memerintahkan penutupan sekolah sebagai langkah pencegahan. Kegiatan penangkapan ikan dihentikan, sementara tim penyelamat disiagakan untuk merespons situasi darurat.
Pemerintah wilayah Kepulauan Andaman dan Nikobar juga memerintahkan sekolah-sekolah untuk tetap ditutup selama dua hari, terhitung sejak Selasa (26/10/2026).
Departemen Meteorologi India menyatakan bahwa tekanan udara rendah yang kuat di wilayah tengah-timur dan tenggara Teluk Benggala telah bergerak ke arah barat dan meningkat kekuatannya menjadi Siklon Arnab.
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.