Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Operasi Patuh 2026 Fokus Tertibkan Lawan Arus di Titik Rawan Kecelakaan

Puteranegara Batubara , Jurnalis-Rabu, 28 Oktober 2026 |15:54 WIB
Operasi Patuh 2026 Fokus Tertibkan Lawan Arus di Titik Rawan Kecelakaan
Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Brigjen Aries Syahbudin
A
A
A

JAKARTA - Operasi Patuh Jaya 2026 resmi dimulai pada 26 Oktober dan akan berlangsung hingga 8 November 2026. Polri memfokuskan kegiatan tersebut di lokasi yang rawan kecelakaan.

Selama pelaksanaan operasi tersebut, Korlantas Polri memprioritaskan peningkatan disiplin berlalu lintas dan pencegahan kecelakaan, terutama di titik rawan kecelakaan (black spot) dan lokasi rawan pelanggaran (trouble spot).

Salah satu pelanggaran yang menjadi perhatian adalah melawan arus karena berisiko memicu tabrakan fatal dan membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Brigjen Aries Syahbudin menegaskan, bahwa kehadiran personel lalu lintas di lapangan harus memberikan manfaat nyata bagi keselamatan masyarakat. Penempatan petugas di lokasi berisiko menjadi bagian dari upaya mencegah kecelakaan sekaligus meningkatkan kepatuhan pengguna jalan.

“Kami turun ke titik-titik rawan karena di sanalah nyawa paling dipertaruhkan. Polantas harus hadir dan memberi arti, yaitu memastikan setiap pengguna jalan pulang dengan selamat,” ujar Aries, Rabu (28/10/2026).

Pelanggaran melawan arus masih menjadi perilaku berbahaya yang mengancam keselamatan pengguna jalan. Sebagian pengendara memilih jalur berlawanan untuk mempersingkat perjalanan, menghindari putaran balik, atau mengejar waktu. Padahal, tindakan tersebut meningkatkan risiko tabrakan dengan kendaraan dari arah berlawanan dan dapat berujung pada kecelakaan fatal.

“Selisih beberapa menit tidak sebanding dengan risiko kehilangan nyawa. Yang dipertaruhkan bukan hanya keselamatan pelanggar sendiri, tetapi juga pengendara lain, pejalan kaki, dan keluarga yang menunggu di rumah,” ujarnya.

Melalui Operasi Patuh 2026, personel lalu lintas diarahkan untuk meningkatkan pengawasan di lokasi yang memiliki tingkat pelanggaran dan potensi kecelakaan tinggi. Langkah ini diharapkan dapat mencegah pelanggaran sejak dini sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa keselamatan harus menjadi prioritas utama saat berkendara.

 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement