Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Detik-Detik Mengerikan Tabrakan Kereta Cepat di Spanyol Tewaskan 68 Orang

Arief Setyadi , Jurnalis-Kamis, 29 Oktober 2026 |08:23 WIB
Detik-Detik Mengerikan Tabrakan Kereta Cepat di Spanyol Tewaskan 68 Orang
Kecelakaan kereta cepat di Spanyol (Foto: EPA via BBC)
A
A
A

"Kehidupan telah hancur, keluarga telah tercerai-berai, rasa sakitnya sangat besar," imbuhnya.

Menteri Transportasi Spanyol Óscar Puente mengatakan, kegagalan komputer yang diikuti kesalahan manusia menjadi penyebab kecelakaan tersebut. Peristiwa ini menjadi sebagai salah satu kecelakaan kereta api terburuk dalam sejarah modern Eropa sekaligus yang paling mematikan di Spanyol dalam 13 tahun terakhir.

Kecelakaan itu terjadi sesaat setelah pukul 09.00 waktu setempat (08.00 GMT), sekitar 140 kilometer (87 mil) di selatan Madrid, tepatnya di antara wilayah Mora dan Orgaz. Kereta yang berhenti di jalur tersebut dioperasikan oleh perusahaan kereta api swasta Iryo dan mengangkut 147 penumpang. 

Óscar Puente menjelaskan, ketika terjadi kegagalan sistem, pusat kendali 24 jam di Madrid akan mengambil alih. Namun, pusat kendali disebut telah membuat keputusan dengan memerintahkan kereta untuk kembali bergerak tanpa batasan kecepatan.

Sementara pihak Iryo menyampaikan, keretanya ditabrak dari belakang oleh kereta lain yang dioperasikan perusahaan kereta api milik negara Spanyol, Renfe. Kereta tersebut membawa 397 penumpang.

Peristiwa kecelakaan kereta di Spanyol bukan kali pertama, sebelumnya juga diguncang kecelakaan kereta berkecepatan tinggi di dekat Córdoba pada Januari, yang menewaskan 46 orang. Kecelakaan tersebut terjadi di jalur kereta api yang sama, tetapi berada jauh lebih ke selatan.

(Arief Setyadi )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement