Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Cuti Bersama, RSHS Tunda Puluhan Agenda Operasi Pasien

Iman Herdiana , Jurnalis-Rabu, 01 Juni 2011 |10:54 WIB
Cuti Bersama, RSHS Tunda Puluhan Agenda Operasi Pasien
Ilustrasi operasi (foto: ist)
A
A
A

BANDUNG- Cuti Bersama pekan ini berdampak pada penundaan puluhan operasi yang diagendakan di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, Jawa Barat.

Direktur Medik dan Perawatan RSHS Rudi Kadarsyah menjelaskan, di hari normal RSHS biasa melakukan operasi sebanyak 20 hingga 40 jadwal operasi untuk berbagai jenis penyakit.

Nah, karena long weekend akibat cuti bersama yang jatuh pada Jumat 3 Mei 2011, agenda operasi selama long weekend ditunda.

“Jadi dalam waktu normal RSHS agendakan operasi 20 sampai 40 kasus per hari, karena long weekend dipindah jadi Senin (usai long weekend),” terang Rudi, saat dihubungi wartawan via telepon, Rabu (1/6/2011)

Meski demikian, RSHS mengklaim cuti bersama tidak mengganggu pelayanan. Pasalnya cuti bersama yang dijadwalkan pemerintah telah diumumkan jauh hari sebelumnya. Hal itu berbeda dengan cuti bersama sebelumnya yang mendadak.

Long weekend kemarin mendadak pemberitahuannya. Kita akhirnya tetap kerja termasuk operasi tetap dilakukan,” ujarnya.

“Jadi long weekend besok tak ada operasi yang diagendakan, misalnya operasi tumor, usus buntu, dan lainnya yang bisa ditunda. Kecuali usus buntunya yang mau pecah atau kecelakaan tentu segera kita operasi. Itu kan tidak bisa ditunda,” lanjutnya.

Persiapan menyambut long weekend di RSHS sendiri tidak terlalu istimewa. Misalnya di instalasi gawat darurat (IGD) RSHS, persiapan yang dilakukan sesuai dengan standar operasional yang sudah baku, long weekend atau tidak sudah disiapkan dokter umum, dokter bedah, dokter kandungan, ahli bius (anestesi), dan dokter ilmu penyakit dalam.

“Tidak ada yang istimewa, biasa saja. Begitu juga tak ada penambahan,” ujarnya.

Namun yang dikhawatirkan, lanjut Rudi, adalah di bidang pengadaan obat atau farmasi. Ini terutama bagi pasien askes yang obatnya berasal dari luar RSHS. Pasalnya, sumber obat di luar RSHS biasanya tutup saat long weekend.

“Untuk farmasi (obat) kita stand by semua, tapi kita khawatir untuk pasien Askes yang suka ada di luar daftar persediaan obat pasien RSHS dan harus dicari di luar,” ungkapnya.

(Kemas Irawan Nurrachman)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement