MANOKWARI- Tidak terima anaknya dihukum oleh guru, salah seorang orangtua siswa memukul guru di Sekolah Dasar 36 Sowi, Manokwari, Papua. Akibat pemukulan tersebut, guru di SD 36 melakukan aksi mogok mengajar.
Pemukulan berawal saat Guru Bahasa Indonesia, Nike Tison, menghukum beberapa siswa yang tidak mengerjakan pekerjaan rumah (PR) dengan menjemur mereka selama beberapa menit di halaman sekolah.
Bukannya merasa bersalah, para siswa malah bermain sepak bola di halaman sekolah. Karena itulah, Nike Tison kemudian memanggil para siswa untuk masuk ke kelas.
Namun seorang siswa berinisial SW memilih tidak mau masuk dan melaporkan hal tersebut kepada orangtuanya. Tak terima dengan perilaku sang guru, orangtua SW marah dan mendatangi sekolah.
Setelah mendapati sang guru, orangtua langsung memukul Nike di dalam ruang kelas 5.
Kepala Sekolah SD 36 Sowi Empat, Manokwari, Yustus Aibembrok,
Mengatakan aksi mogok mengajar akan terus mereka lakukan hingga proses hukum maupun kedinasan dilakukan.
Hal itu dilakukan agar semua pihak menghargai profesi guru serta menjadi efek jera bagi pelaku pemukulan. Apalagi pemukulan dilakukan terhadap guru yang sedang mengajar di kelas.
Akibat aksi mogok tersebut, semua guru enggan masuk ke ruang belajar sehingga proses belajar mengajar tidak berjalan. Para guru mengancam akan tetap melakukan mogok belajar hingga pemukulan ini diselesaikan oleh dinas pendidikan serta aparat hukum.
(Kemas Irawan Nurrachman)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.