tragedi sukhoi

Golkar Ngaku Tak Pernah Bikin Kegaduhan Politik

Ferdinan - Okezone
Rabu, 4 Januari 2012 15:19 wib
Partai Golkar (Foto: Reuters)
Partai Golkar (Foto: Reuters)

JAKARTA - Imbauan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) agar elite parpol tidak membuat kegaduhan politik, disambut positif Partai Golkar. Golkar bahkan mengklaim kadernya berpolitik secara santun.

"Sebenarnya kita sudah mengantisipasi sejak Pak Ical memimpin partai. Kita sudah menetapkan the party of ideas dan akhir tahun sudah menyampikan itu, jangan ada politicking. Mari mengembangkan debat koseptual," kata Sekjen Golkar Idrus Marham dalam jumpa pers di kantor DPP Golkar, Jakarta, Rabu (4/1/2012).

Menurut Idrus, kegaduhan politik terjadi bukan hanya karena ulah para elite parpol, tetapi juga karena kebijakan pemerintah yang tidak pro rakyat.

"Kegaduhan bisa muncul kalau kebijakan yang ada tidak berorientasi kepada penyelesaian masalah rakyat. Enggak memberikan kepastian tentang harapan yang lebih baik. Ini kunci yang harus diselesaikan bersama-sama," sambungnya.

Kebijakan tidak pro rakyat ini sambung Idrus terlihat manakala program pemerintah diambil secara sentralistik tanpa melibatkan pemikiran daerah.

"Kebijakan harus diambil di daerah dan di pusat. Tidak sentral dan tidak otoriter karena ini adalah demokrasi," pungkasnya.

Imbauan Presiden mengenai stabilitas politik ini disampaikan dalam jumpa pers akhir tahun di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta pada 31 Desember 2011 malam. Presiden SBY mengajak elite politik menghentikan manuver politik yang dapat mengganggu stabilitas nasional. “Tahun 2012 mendekati Pemilu, saya ajak politisi dan elit poilitik, untuk jaga stabilitas politik nasional. Rakyat tidak ingin kegaduhan politik yang berlebihan di negara ini,” kata SBY.

Namun politikus Golkar Bambang Soesatyo menyindir imbauan tersebut. Bambang balik menunjuk, kegaduhan datangnya justru dari Istana.

"Presiden SBY seharusnya instrospeksi, dan menyadari bahwa kegaduhan seringkali bersumber dari perilaku tidak profesional para pembantu presiden," ujar anggota Komisi Hukum DPR ini.
(ded)

  • nurdin z » 0 Tanggapan
    partai GOLKAR tidak perlu ragu melakukan keritik jika kebijakan pemerintah tidak pro rakyat, sebab masadepan bangsa ini ada pada partai pembela dan pro rakyat .
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.