Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Balas Teror Paris, Rudal Prancis Dinilai Tak Mempan bagi ISIS

Jihad Dwidyasa , Jurnalis-Selasa, 17 November 2015 |07:25 WIB
Balas Teror Paris, Rudal Prancis Dinilai Tak Mempan bagi ISIS
jet tempur Prancis bombardir ISIS di Suriah (Foto: AFP)
A
A
A

PARIS – Teror Paris, Prancis, telah diklaim didalangi oleh kelompok militan ISIS, dan Presiden Prancis Francois Hollande pun telah menyatakan bahwa ISIS sepenuhnya bertanggung jawab atas tewasnya lebih dari 150 orang di Paris itu.

Mengetahui hal tersebut, pada Senin 16 November, Angkatan Udara (AU) Prancis langsung mengerahkan jet tempurnya untuk membombardir basis-basis ISIS di Suriah dan membalas aksi teror di Paris.

Meski demikian, apa yang dilakukan AU Prancis dengan jet-jet tempurnya tetap dinilai tak mempan atau hanya memiliki efek yang kecil untuk memusnahkan ISIS. Hal itu disampaikan seorang netizen yang tidak ingin disebutkan identitasnya kepada The Independent.

“Sebanyak 10 jet tempur Prancis memang telah membombardir Kota Raqqa yang menjadi basis ISIS di Suriah. Namun, jet-jet tempur yang menjatuhkan 20 rudal itu pun saya pikir tetap tidak mempan untuk musnahkan ISIS,” ucap seorang netizen kepada The Independent, Selasa (17/11/2015).

“Sebab, basis-basis ISIS itu sangat banyak dan mayoritas tersembunyi, tersebar, dan sulit dideteksi. Dengan hanya mengandalkan serangan udara, target-target yang tersembunyi itu tak akan tercapai. Malah mungkin serangan udara itu efeknya dapat mengenai target selain ISIS,” sambungnya.

Netizen dalam kondisi anonim itu menambahkan, keterbatasan efektivitas serangan udara Prancis sebenarnya juga sudah terlihat jelas dari kegagalan kampanye udara yang jauh lebih besar oleh Amerika Serikat (AS) yang dilakukan sejak Agustus 2014.

(Jihad Dwidyasa )

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement