BEKASI – Raut sedih tampak dari wajah Siti Zubaedah. Perempuan yang tinggal di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, itu masih terbayang mendiang suaminya yang tewas dikeroyok dan dibakar hidup-hidup oleh warga. Terlebih lantaran sang suami dituduh mencuri mesin amplifier musala.
Di mata perempuan berusia 25 tahun itu, sang suami dikenal sebagai pria yang bertanggung jawab. Bahkan, ia menyebut AZ (30) rajin beribadah dan jauh dari perbuatan sebagaimana dituduhkan warga.
"Saya yakin, suami saya tidak seperti itu. Dia bukan pencuri yang seperti dituduhkan. Dan saya berharap, pihak kepolisian bisa meluruskan fitnah tersebut,” ungkap Zubaedah, Jumat (4/8/2017).
Zubaedah mengaku, hari-harinya ke depan bakal terasa semakin berat. Terlebih saat ini, dirinya sedang mengandung anak kedua buah pernikahan dengan AZ. Keinginan pasangan suami-istri (Pasutri) itu untuk sama-sama membesarkan anak-anaknya pun harus pupus.
“Iya mas, saat ini saya sedang hamil anak kedua, dengan usia kandungan enam bulan. Dan saya pun bingung dan sama sekali tidak bisa memikirkan nasib ke depan setelah kejadian ini," sambung Zubaedah yang mulai meneteskan air mata.