SUKABUMI-Program gerakan minum susu bagi usia sekolah (Gerimis Bagus) yang digulirkan Pemda Kab Sukabumi, kembali menuai musibah. Sebanyak enam siswa sekolah dasar (SD) Cimahi, Selajambe, Kec Cisaat, harus dilarikan ke RS Betha Medika karena mengalami gejala keracunan.
Peristiwa ini terjadi setelah para korban meminum susu sapi murni gratis dalam kemasan plastik.
Informasi yang diperoleh di lokasi kejadian menyebutkan, enam siswa SD Cimahi yang mengalalami keracunan itu antara lain Ida, 12, Diva, 11, Sarah, 11, Dian, 11, Sona, 10, dan Rani, 11. Musibah yang menimpa enam siswa kelas IV dan V ini terjadi Rabu (28/11/2007) sekitar pukul 07.30 WIB. Tepatnya ketika para siswa SD Cimahi mendapatkan jatah pembagian susu gratis sebagai implementasi program gerimis bagus. Sesaat setelah meminum susu tersebut, enam orang siswa dari 2.090 siswa yang juga tutur menenggak susu, mengeluhkan pusing dan mual.
Karena kondisi semakin memprihatinkan, pihak pengelola sekolah akhirnya melarikan para koeban ke RS Betha Medika. "Gejalanya sangat lazim terjadi pada orang yang sakit, seperti pusing dan mual. Mereka tidak lama mendapatkan pengobatan disini, sebab kondisinya sudah mulai membaik," ujar salah seorang dokter di ruang UGD RS Betha Medika.
Sementara itu, Kepala Bidang Pengawasan Makanan dan Minuman Dinas Kesehatan (Dinkes) Kab Sukabumi, H Daryanto, mengatakan pihaknya telah mengambil beberapa sampel, termasuk susu yang telah dikonsumsi para siswa, untuk di kirimkan ke laboratorium. Dari dugaan sementara, susu sapi murni yang telah dibagikan kepada siswa SD Cimahi adalah penyebab terjadinya keracunan.
"Kami telah menindaklanjutinya dengan melakukan prosedur biasanya, seprti pengambilan sampel dan melakukan pengecekan lokasi pembuatan susu," tutur Daryanto saat dihubungi melalui telepon genggamnya. Dikatakannya, berdasarkan kronologis yang diperolehnya, keracunan ini terjadi setelah para siswa menenggak susu sapi.
Sementara itu, Ketua Koperasi Peternak Sapi (KPS) Gunung Gede, Iwan Ramkar, selaku penyuplai susu murni dalam program gerimis bagus, mengungkapkan hingga pukul 15.30 WIB, dirinya belum memperoleh informasi tentang peristiwa keracunan yang dialami enam siswa SD Cimahi. "Saya belum tahu," kata Iwan singkat.
Peristiwa keracunan ini merupakan kedua kalinya terjadi sepanjang pelaksanaan program gerimis bagus.
Sebelumnya, sebanyak 107 siswa Madrasah Ibtiodaiyah (MI) Cijalingan, Desa Cisande, Kec Cicantayan juga mengalami gejala keracunan setelah meminum susu gratsi. Dalam peristiwa yang terjadi Selasa silam (12/11), ini susu yang diyakini sebagai penyebab keracunan berasal dari KPS Gunung Gede.