Soal WikiLeaks, Australia Salahkan Amerika

Anton Suhartono, Jurnalis
Rabu 08 Desember 2010 14:48 WIB
Kevin Rudd (Foto: Reuters)
Share :

BRISBANE - Pemerintah Australia menegaskan pembelaannya terhadap pendiri situs whistle blower WikiLeaks Julian Assange. Australia malah menyalahkan Amerika Serikat terkait kebocoran 250.000 lebih kabel diplomatik AS.

Menteri Luar Negeri Kevin Rudd menyatakan Assange yang juga warga negara Australia, tidak bersalah merilis kabel-kabel itu, namun oknum dari Pemerintah AS yang membocorkan dokumen sehingga sampai ke tangan WikiLeaks.

Rudd juga mempertanyakan “kecukupan” sistem keamanan AS sehingga dokumen yang seharusnya tidak untuk konsumsi publik itu, beredar luas di seluruh dunia.

“Bukan Assange yang bertanggung jawab untuk menungkap 250 ribu dokumen dari jaringan komunikasi diplomatik AS, orang Amerikalah yang seharusnya bertanggung jawab,” ujar Kevin Rudd seperti dikutip Reuters, Rabu (8/12/2010).

Assange menyerahkan diri kepada polisi Inggris sekira pukul 09.30 waktu setempat kemarin setelah surat perintah penangkapan dikeluarkan. Dia dituntut dua perempuan bekas relawan WikiLeaks atas tuduhan pelecehan seksual dan pemerkosaan.

Jaksa penuntut umum Swedia Marianne Ny membantah kasus Assange terkait dengan aksinya membocorkan kabel diplomatik milik AS.

“Saya ingin memperjelas bahwa saya tidak dalam tekanan politik atau apa pun. Penyelidikan terhadap kejahatan (terhadap Assange) tidak ada kaitannya dengan WikiLeaks,” ungkap Marienne seperti dikutip news.com.au.

(Dian AF)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya