Rektor Unsat Dipecat Akibat Skandal Ijazah Palsu

Antara, Jurnalis
Senin 29 Juni 2015 23:52 WIB
Ilustrasi (Asri Dwiputri/Okezone)
Share :

Menyinggung tuduhan dugaan penerbitan ijasah palsu, Tahir Malik membantah dan menyatakan tidak pernah menerbitkan ijasah palsu atau ilegal yang mengarah pada dirinya.

"Saya kira ini keputusan prematur dan terkesan terburu-buru, karena setahu saya PDPT saat ini masih melakukan perbaikan sistem data. Jangan sampai dengan kejadian ini juga ditemukan mahasiswa tidak terdaftar padahal sudah membayar," ujarnya melalui sambungan telepon kepada wartawan.

Mengenai ijazah palsu dirinya tidak mengetahui pasti sebab dirinya hanya bertanda tangan yang diajukan pihak akademik sebagai pengesahan ijazah. "Saya hanya bertanda-tangan dan semuanya terlihat asli dan kan sudah diproses sesuai aturan baik melalui kemahasiswaan hingga bagian administrasi, kalau itu dikatakan salah semua yang terkait juga harus diperiksa jangan saya jadi tumbal," ujarnya.

Malik mengemukakan bila betul tidak terdaftar di PDPT, maka seharusnya pihak yayasan tidak langsung melakukan penghakiman terhadap dirinya. Kerena dia menyakni kalaupun terjadi kesalahan maka hal tersebut ditimbulkan dari pihak fakultas.

"Tentunya tidak mungkin saya tiba-tiba tanda tangan kalau tidak ada pengesahan atau paraf dari Dekan dan Wakil Rektor. Kemudian saya yang dijadikan korban. Tetap saya akan melakukan perlawanan termasuk mempelajari keputusan sepihak ini, saya pribadi dirugikan," ujarnya.

(Muhammad Saifullah )

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya