PADANG - Sekira 13 murid SD Negeri 09 Kurao Pagang, Kecamatan Nanggalo, Kota Padang, Sumatera Barat, terpaksa dirawat di RSUD Dr. Rasidin Padang karena diduga mengalami keracunan usai menyantap jajanan yang dijual di depan sekolah.
Kejadian itu sekira pukul 08.00 WIB, saat murid SD tersebut mengikuti ujian kelas. Lalu tiba-tiba ada yang mual, mules, muntah, dan pusing-pusing.
“Pukul 08.00 WIB saat masuk kelas, saya muntah, kepala pusing dan sakit perut. Sebelum mengalami hal itu tadi beli ayam kripsi di depan sekolah,” tutur Alvin Putra (11), siswa kelas V A saat dirawat di ruang UGD RSUD dr Rasidin, Kamis (26/5/2016)
Mereka diberikan infus dan obat-obatan untuk meredakan gejala yang dialami. Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pendidikan Nanggalo, Kota Padang, Menjastati menjelaskan sebelum dirujuk ke rumah sakit, bocah-bocah SD tersebut terlebih dahulu ditangani di puskemas terdekat.
“Lantaran jumlah yang mengalami keracunan ini bertambah dan banyak, akhirnya dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan secepat mungkin,” tuturnya.
Menjastati meminta kepada orangtua murid, sebelum anak masing-masing diberikan sarapan atau makan pagi sebelum berangkat ke sekolah. “Ini mengantisipasi agar siswa tidak lagi belanja di sekolahnya, belum tentu (makanan) yang dibuat bersih,” katanya.
Guru Unit Kegiatan Sekolah (UKS) SDN 09 Kurao Pagang Zulhanesti menuturkan, kemarin siswanya juga ada yang keracunan. “Jadi sebelum keracunan massal ini, ada satu murid kita juga mengalami keracunan, ia bernama Renol,” ujarnya.
Sementara Kepala Dokter UGD RSUD dr Rasidin, Yossi mengatakan dugaan sementara murid-murid tersebut mengalami keracunan, namun masih perlu pemeriksaan di laboratorium untuk memastikannya. “Ini baru dugaan sementara, untuk memastikan tim masih akan melakukan uji laboratorium sampel makanan yang dikonsumsi para pasien,” pungkasnya.
(Abu Sahma Pane)