"Mangara adalah contoh pejuang politik yang konsisten dan tak larut dalam arus kepentingan. Semoga beliau tenang dan meninggalkan idealisme berpartai sebagai cermin generasi," tuturnya.
Hasto menambahkan atas arahan Megawati, keseluruhan rekam jejak perjuangan Mangara Siahaan telah dituliskan dalam memoar perjuangan oleh para wartawan senior beberapa waktu yang dalam buku Megawati Dalam Catatan Wartawan: Menangis dan Tertawa Bersama Rakyat.
Mangara Siahaan meninggal dunia dini hari tadi di RS Siloam TB Simatupang, setelah dirawat beberapa hari berada dalam perawatan.
Mangara merupakan mantan anggota DPR/MPR dan mantan wakil Sekjen PDIP selama dua periode (2000-2005 dan 2005-2010).
(Susi Fatimah)