Selain Itali, belakangan Kemendagri Spanyol, Jorge Fernandez Diaz juga mengumumkan negaranya telah memperketat penjagaan di perbatasan menyusul adanya serangan teroris di Prancis.
Serangan mematikan di Nice itu terjadi pada Kamis 14 Juli 2016 dini hari waktu setempat. Tepat saat banyak orang keluar dari rumah dan menikmati pertunjukan pesta kembang api di langit malam Prancis.
Namun semua kemeriahan perayaan hari nasional itu berubah tragis, ketika sebuah truk putih besar melaju kencang dan melibas kerumunan di depannya. Dalam sebuah video amatiran yang beredar di media sosial, terekam momen orang-orang berlarian menghindari hantaman truk tersebut.
Kemendagri Prancis, Bernard Cazeneuve menyatakan, korban tewas telah mencapai 84 orang. Kebanyakan mereka adalah anak-anak. Puluhan orang terluka dan 18 di antaranya dalam keadaan kritis di rumah sakit Nice.
(Silviana Dharma)