Sekolah Tunanetra di Bandung Pasang Alat Ini Agar Siswanya Tak Nyasar

Oris Riswan, Jurnalis
Rabu 08 Februari 2017 10:36 WIB
Foto: Oris Riswan/Okezone
Share :

Wajar jika siswa cukup sulit menghapal rute di lokasi. Sebab mereka adalah para tunanetra. Jika tidak dibantu orang lain, mereka harus menggunakan tongkat sebagai alat bantu agar bisa sampai ke tempat mana yang dituju di lokasi.

Tapi bagi mereka yang sudah hapal seluruh area di lokasi, banyak yang tidak menggunakan tongkat saat berjalan seolah mereka tidak punya kekurangan pada penglihatannya. Mereka sudah hapal berapa langkah yang harus ditempuh dan di mana harus belok agar sampai ke tempat tujuan.

Tapi berbeda untuk yang baru berada di lokasi. Sebagai tunanetra, berada di tempat baru jelas butuh penyesuaian kembali agar hapal dengan area sekitar. Alat itu pun sengaja dipasang agar siswa baru relatif terbantu dengan rambu suara.

"Dengan alat ini mereka bisa mengetahui arah, misalnya kalau mau ke masjid, patokannya adalah musik Sunda," tutur Deki.

Meski bernama rambu suara, bukan berarti suara yang keluar dari alat itu terdengar keras. Musik yang keluar justru terdengar samar-samar dan nyaris tidak terdengar bagi yang bukan tunanetra karena frekuensinya rendah. Meski begitu, bunyi yang ada memang disesuaikan dengan pendengaran para tunanetra yang biasanya lebih sensitif.

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya