HANOI – Permasalahan kemacetan dan polusi tidak hanya melanda Ibu Kota Jakarta, tetapi juga Ibu Kota Hanoi, Vietnam. Pejabat setempat bahkan berani ambil tindakan tegas. Hanoi melarang penggunaan sepeda motor sebagai alat transportasi mulai 2030.
Sepeda motor hanya salah satu target Hanoi untuk membatasi pemakaian kendaraan pribadi. Dewan Rakyat Hanoi mendukung penuh rencana untuk mengurangi pemakaian kendaraan pribadi tersebut untuk mengatasi kemacetan.
“Lebih dari 70% kecelakaan di jalan raya berkaitan dengan sepeda motor, yang semakin membuktikan bahwa pengendara motor memiliki risiko paling tinggi mengalami kecelakaan,” ujar Wakil Ketua Dewan Rakyat Hanoi, Nguyen Tien Minh, dinukil dari Asian Correspondent, Rabu (5/7/2017).
Sementara itu, Menteri Perhubungan Vu Van Vien mengatakan menerima masukan dari Dewan Rakyat. Tiga fase penghapusan sepeda motor yang sudah diusulkan akan dimasukkan ke dalam rencana pengelolaan kendaraan terkoordinasi pada 2017 dan 2018.
Fase kedua pada 2017-2020 akan berfokus pada pengembangan sistem transportasi publik agar dapat mengakomodasi lebih dari 50% warga kota pada 2030. Sementara pada fase ketiga, sepeda motor akan dibatasi dan dilarang di jalan-jalan lingkar utama pada penghujung 2030.