BANGSA Indonesia sesaat lagi memperingati 72 tahun kemerdekaan. Sejumlah rangkaian acara pun diselenggarakan pemerintah untuk menyemarakkannya. Namun, tak melulu semua tentang kegiatan yang bersifat gegap gempita. Gelaran religius yang penuh makna syukur juga dibuat oleh pemerintah guna meraih Indonesia yang sejahtera, aman, dan damai. Contohnya adalah acara Zikir Kebangsaan yang dilakukan di Istana Merdeka pada Selasa 1 Agustus 2017 malam.
Kegiatan Zikir Kebangsaan merupakan pembukaan dari rangkaian acara Bulan Kemerdekaan untuk memperingati hari ulang tahun (HUT) ke-72 Republik Indonesia. Gelaran Bulan Kemerdekaan sendiri disebut bakal digelar selama satu bulan penuh, dan diisi acara-acara yang penuh makna.
Gelaran pada kemarin malam tersebut dihadiri sejumlah alim ulama penting Tanah Air, mulai santri dan kiai dari pelosok negeri hingga habaib dan tokoh daerah dari seluruh Indonesia. Terdapat juga tokoh-tokoh negara seperti menteri-menteri Kabinet Kerja dan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma’ruf Amin.
(Baca: Zikir Kebangsaan di Istana, Presiden Jokowi Ajak Santri & Ulama Doakan Pejuang Bangsa)
Dalam Zikir Kebangsaan ini, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengucap rasa syukur atas kemerdekaan yang diraih bangsa Indonesia hingga saat ini. Kemudian ia juga mengajak para hadirin yang mayoritas santri dan ulama se-Nusantara untuk terus mendoakan para pejuang bangsa yang telah gugur di medan pertempuran.