"Kita memulai rangkaian hari peringatan kemerdekaan ke-72 Indonesia, dan kita memulainya dari istana dengan berzikir. Kita memulainya dengan tahlil, tahmid, takbir, dan kita memulainya dengan mengucap syukur serta memanjatkan doa kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala," tutur Presiden Jokowi.
Kepala Negara juga mendoakan agar para ulama dan ribuan santri yang datang dari berbagai daerah dilimpahkan amal saleh oleh Tuhan Yang Maha Esa. Selanjutnya, Presiden Jokowi mengajak para ulama serta santri yang hadir di acara Zikir Kebangsaan untuk mendoakan seluruh para pejuang bangsa Indonesia.
Mantan Gubernur DKI Jakarta ini kemudian turut meminta agar seluruh elemen bangsa menjadikan momentum 72 tahun kemerdekaan Indonesia sebagai bentuk komitmen untuk menjaga persatuan dan toleransi antar-anak bangsa.
"Dengan menjaga persatuan dan toleransi serta kerja bersama dan beringian antara ulama dan umaroh, maka itu untuk kemajuan Indonesia karena persatuan dan kerukunan kerjasama ini merupakan keunggulan kita," tuturnya.
(Baca: Ketika Ribuan Tangan Mengetuk Pintu Langit di Acara Zikir Kebangsaan Istana)