Sementara Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma'ruf Amin mengatakan, kegiatan keagamaan Zikir Kebangsaan yang baru pertama kali digelar di Istana Merdeka ini mengajak seluruh umat Islam mensyukuri nikmat kemerdekaan yang telah diberikan Allah Subhanahu wa Ta’ala. "Ini dimaksudkan untuk mensyukuri berbagai nikmat Allah yang diberikan kepada kita. Mari kita bersyukur karena Allah telah memberikan kita nikmat kemerdekaan, nikmat karena bangsa Indonesia mempunyai dasar negara yang dapat mempersatukan seluruh elemen bangsa yaitu Pancasila," jelasnya.
KH Ma'ruf juga mengajak seluruh elemen bangsa selalu bersyukur karena telah diberi Tanah Air melalui Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang subur dan makmur. "Malam ini juga kita jadikan untuk memohon inayah dari Allah Subhanahu wa Ta’ala. Artinya, pertolongan dari Allah dalam menghadapi berbagai tantangan, baik dari dalam negeri maupun global yang memengaruhi berbagai negara di dunia ini," terang KH Ma'ruf Amin.
Indonesia, sambung dia, sangat membutuhkan berkah dan rahmat dari Tuhan Yang Maha Esa. Menurut KH Ma’ruf Amin, berkah tersebut telah membawa Indonesia dari belenggu penjajahan. "Karena itu para pendiri bangsa mengatakan dalam pembukaan UUD 1945 bahwa kemerdekaan ini adalah atas berkat rahmat Allah Subhanahu wa Ta’ala. Karena itu, hari ini kita sangat memerlukan berkat dan rahmat Allah itu," ungkapnya.
KH Ma'ruf Amin juga mengajak ribuan santri dan ulama yang hadir dalam acara Zikir Kebangsaan itu untuk mengetuk pintu langit dengan memintah rahmat dan berkah dari Tuhan Yang Maha Esa. Ia berharap dengan acara Zikir Kebangsaan ini mampu membawa Indonesia menjadi negara yang sejahtera, aman, dan damai. "Mudah-mudahan Allah Subhanahu wa Ta'ala mengabulkan apa yang kita inginkan," tukasnya.
(Hantoro)