Ketika Jokowi Cecar Kabareskrim di Atas Panggung: Pengedar Obat Ilegal Cukup Hanya Dipenjara?

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis
Selasa 03 Oktober 2017 12:33 WIB
Presiden Joko Widodo. (Foto: Fakhrizal Fakhri/Okezone)
Share :

Lebih lanjut, Presiden Jokowi mengaku menunggu pernyataan Kabreskrim Komjen Pol Ari Dono Sukamto untuk 'menggebuk' lebih keras para pelaku pengedar obat terlarang dan narkoba di Tanah Air.

"Sebenarnya nunggu Pak Kabareskrim. Saya injeknya Pak. Gitu loh. Yang saya tunggu. Besok saya injek semua yang berkaitan dengan obat ilegal, yang berkaitan dengan narkoba. Pak Kabareskrim memang orangnya tenang. Tapi seram juga. Hati-hati," canda Jokowi.

Ia berharap, Polri mampu memberantas peredaran obat-obatan terlarang hingga narkoba yang ada di Indonesia. Selain itu, sambung Jokowi, edukasi yang dilakukan kepada pelajar juga dapat memberikan penjelasan betapa bahayanya penggunaan dari barang haram tersebut.

"Tadi sudah disampaikan oleh Pak Kabareskrim kalau mengedukasi pelajar atau generasi muda kita juga sangat penting. Sekolah, pondok pesantren, para guru penting sekali untuk memberikan penjelasan kepada murid-murid kita, pelajar-pelajar kita betapa berbahayanya yang namanya obat ilegal," tutupnya.

(Abu Sahma Pane)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya