Begitu pula di Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan dan Gorontalo, Maluku, Papua Barat dan Papua.
Sedangkan untuk antisipasi puting beliung sebenarnya, menurut Herizal, BMKG sudah memiliki beberapa radar di sejumlah kota besar untuk "Early Warning System" (EWS). "Tapi masalahnya EWS itu direspon atau tidak oleh Pemerintah Daerah dan masyarakat," katanya.
Radar tersebut memang bekerja secara luas, sedangkan puting beliung hanya terjadi di area yang sangat mikro. EWS yang diberikan untuk angin kencang ini memang hanya mampu memprakirakan dalam hitung maksimal 3 jam sebelumnya.
"Jadi waspada harus selalu ada untuk puting beliung di musim hujan," pungkasnya.
(Awaludin)