(Baca juga: 4 Remaja Penjarah Distro di Depok Positif Konsumsi Narkoba)
Setiap beraksi, kawanan ini selalu membawa senjata tajam. Namun pengakuan tersangka, mereka belum pernah melukai korban.
"Jadi hanya untuk menakuti korban saja. Sajamnya digunakan untuk mengancam saja. Namun tidak menutup mereka melakukan kekerasan juga dengan sajamnya," terangnya.
Soal motif, pihaknya mengaku masih mendalami. Dari penuturan tersangka, barang-barang hasil jarahan dibagi-bagi pada anggota geng. Selain itu barang jarahan juga dijadikan bingkisan untuk geng lain yang datang berkunjung.
(Baca juga: Tersangka Penjarahan Distro di Depok Bertambah Jadi 27 Remaja)
Kelompok ini kerap beraksi malam hari. Biasanya di atas pukul 00.00 WIB. Mereka berkeliling secara konvoi dan mencari sasaran secara acak.