JEMBER – Salah seorang korban selamat tenggelamnya kapal nelayan pencari ikan KM Joko Berek di Puger, Kabupaten Jember, Saiful Bahri (22) bercerita, peristiwa nahas tersebut berlangsung begitu cepat.
Menurut Saiful, saat kapal memasuki perairan Plawangan, Puncer, Puger, tiba-tiba ombak tinggi datang dari belakang dan menggulung kapal nelayan yang berisikan 22 orang itu.
“Saat masuk perairan Plawangan, tiba-tiba ombak tinggi datang dari belakang dan menghantam kapal. Mengetahui kapal sudah oleng, saya lompat ke laut dan berenang menuju ke pantai,” tuturnya, saat ditemui awak media, Kamis (19/7/2018).
Ia menambahkan, saat melompat, dirinya sempat melihat beberapa rekannya terjebak di dalam kapal. Dirinya berhasil selamat dengan susah payah berenang menuju tepian pantai.