“Saya jadi takut nanti antusiasme pengunjung menurun akibat kejadian di Jogja. Subuh tadi bos saya datang dia memberi tahu semua karyawan harus mengecek kembali dan selalu mengawasi kinerja dari mesin. Jangan sampai kejadian di Jogja juga terjadi di Sekaten Solo,” ujarnya.
(Baca Juga : Bianglala Terbalik, Wawali Yogyakarta Minta Wahana Permainan Dihentikan Sampai Ada Jaminan Keselamatan)
Herlambang mengaku sejak semalam panitia sudah mewanti-wanti setiap pengelola wahana permainan harus menjaga dan mengecek mesin wanaha permainan.
“Semalam sini alhamdulilah penuh, malam sekitar pukul 00.00 WIB panitia memberi imbauan agar selalu mengecek dan mengawasi setiap wahana permainan terutama kora-kora dan bianglala,” ujarnya.
(Baca Juga : Polri: Pengelola Bianglala yang Terbalik Bisa Dikenai Pidana jika Terbukti Lalai)
(Erha Aprili Ramadhoni)