Lalu tersangka langsung mencari informasi dengan bertanya kepada temannya bernama Suryadi, apakah benar seorang dengan nama akuh Ahmed Alfateh mengunggah video tersangka. Tersangka meminta Suryadi untuk melihat akunnya dan setelah dibuka ternyata benar informasi yang disampaikan oleh kakak ipar Tersangka.
Setelah itu tersangka mendatangi teman yang lain bernama Sakroni ( Perawat Puskesmas ) dan kembali mencari informasi apakah tahu siapa pemilik akun Ahmed Alfateh tersebut. Sakroni tahu usak melihat foto profil Ahmed Alfateh menggunakan baju seperti dokter. Dari situ Tersangka tahu bahwa nama asli pemilik akun Ahmad Alfateh adalah Subaidi.
Baca juga: Petugas PPS Korban Penembakan di Sampang Akhirnya Meninggal
"Tersangka sempat mendatangi rumah Subaidi dengan maksud untuk mengklarifikasi akan postingan/unggahannya tentang video tersangka, namun tersangka tidak bertemu dengan Subaidi, tersangka hanya bertemu mertua perempuannya, dari mertua perempuannya tersebut tersangka tahu bahwa Subaidi bekerja sebagai tukang gigi dan sedang berada di Malang," ucap Barung.
Pada Rabu 21 November 2018 tersangka keluar rumah dengan tujuan pergi ke pasar Plerenan Desa Tobai Timur untuk membeli tempat gendong bayi, dan pada saat perjalanan tepatnya di Dusun Gimbuk Timur, Desa Sokobanah Laok, Kecamatan Sokobanah, tersangka berpapasan dengan Subaidi.