Ada Pungli Jenazah Korban Tsunami di RSDP Serang, Gubernur Banten: Enggak Punya Hati

Rasyid Ridho , Jurnalis
Senin 31 Desember 2018 20:02 WIB
Gubernur Banten Wahidin Halim (foto: Ist)
Share :

SERANG - Gubernur Banten Wahidin Halim mengecam pratik pungutan liar (pungli) pengurusan jenazah korban tsunami Selat Sunda yang dilakukan oleh oknum pegawai Rumah Sakit dr Drajat Prawiranegara Serang.

"Saya sebagai gubermur mengecam itu (pungli). Meskipun bukan kewenangan saya, karena itu terjadi di RS Serang," kata Wahidin kepada wartawan di Pendopo Gubernur, Serang. Senin (31/12/2018).

(Baca Juga: Ironi 'Pungli' Jenazah Tsunami Banten, Bisnis Haram di Balik Musibah) 

Menurut mantan Wali Kota Tangerang itu perbuatan yang dilakukan okunum tersebut tidak mempunyai perasaan. Sebab, sedang terkena musibah masih saja memanfaatkan untuk mencari keuntungan.

"Engga punya hati dan termasuk kelompok syaitoniah. Karena kelakuan yang termasuk sifat-sifat syaitoniah. Saya kecam betul itu," ujarnya.

Saat mengetahui kasus tersebut sudah ditangani pihak kepolisian. WH mengaku mendukung dan bersyukur "Syukurlah kalau sudah diproses hukum," tandasnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya