WASHINGTON - Video sekelompok remaja di Washington DC, sebagian besar mengenakan topi bertuliskan 'Make America Great Again', yang memperolok pria dari suku asli memicu kritik di media sosial.
Para remaja yang berstatus siswa di SMA Katolik Covington Kentucky itu terlihat mengejek tetua suku Omaha bernama Nathan Phillips yang tengah bernyanyi dan memainkan drum.
Ketika kejadian itu terjadi, Jumat, 18 Januari waktu setempat, Phillips, seorang veteran Perang Vietnam, tengah mengikuti aksi jalan kaki suku asli.
Pada saat yang sama, para remaja itu juga sedang melakukan aksi jalan kaki menentang praktik aborsi.
Setelah peristiwa tersebut terjadi, pihak sekolah meminta maaf kepada Phillips atas perbuatan siswa mereka.
This Veteran put his life on the line for our country. The students’ display of blatant hate, disrespect, and intolerance is a signal of how common decency has decayed under this administration. Heartbreaking. https://t.co/NuPnYu9FP4
— Congresswoman Deb Haaland (@RepDebHaaland) January 19, 2019