Namun video kejadian itu terlanjur ramai diperbincangkan pengguna media sosial. Sejumlah warganet menyebut perilaku anak-anak muda itu 'menjijikan' sehingga pihak sekolah dan orang tua mereka sepatutnya merasa sangat malu.
Anggota Kongres, Deb Haaland, salah satu perempuan pertama yang terpilih menjadi anggota legislatif AS, menyebut para pelajar itu memperlihatkan 'kebencian yang nyata, rasa tidak hormat, dan intoleransi.'
This is a disgrace. This is not America. https://t.co/GT4xfWkx2P
— Ed Asner (@TheOnlyEdAsner) January 19, 2019
Keuskupan Covington dan pihak sekolah belakangan menyatakan rasa penyesalan yang mendalam atas olok-olok yang diterima Phillips.
"Kami mengutuk perbuatan siswa SMA Katolik Covinton terhadap Nathan Phillips dan kepada komunitas suku asli Amerika secara umum," demikian pernyataan tertulis mereka.
Pihak sekolah mengklaim penyelidikan terhadap insiden itu telah digelar dan sanksi yang sesuai akan dijatuhkan kepada para pelaku.