Ahmad salah seorang warga BTN Ampi, Kelurahan Rimuku mengatakan, ini merupakan banjir teparah yang menimpa Kota Mamuju.
"Ini banjir terparah, karena biasanya air tidak naik setinggi ini di BTN Ampi, bahkan banjir bandang tahun lalu juga tidak setinggi ini, dimana air masuk kerumah dengan ketinggian 1,5 meter," kata Ahmad.
Oleh karenanya, ia berharap agar pihak pemerintah setempat segara memberikan bantuan evakuasi kepada warga.
"Semoga pihak pemerintah segera memberikan bantuan kepada warga yang terjadi korban banjir bandang ini," tutup Ahmad.
(Awaludin)