Kenapa Hasil Survei Berbeda-Beda? Begini Penjelasan dari Pengamat dan Peneliti

Sarah Hutagaol, Jurnalis
Selasa 26 Maret 2019 17:54 WIB
Share :

“Ada munajat 212 jadi politik identitas memang cukup membuat pak Jokowi tidak populer, sentimen kemana-mana, sehingga elektabilitasnya agak sedikit merosot 1 dan 2 persen. Tapi setelah Januari hingga Maret melalui 2 debat kandidat yang memang cukup positif yang di debat satu Jokowi naik lagi,” paparnya.

Sedangkan menurut Ikrama Masloman selaku peneliti dari LSI Denny JA menyebutkan perbedaan hasil survei oleh lembaga survei dikarenakan dua faktor, yakni sectional survey dan adanya longitudinal.

“Saya ingin menyampaikan kenapa data beda, ya pertama misalnya kita tahu itu terkenal dengan 2 ayat pertama saja, sectional survey artinya hanya dilakukan sekali. Ada kemudian longitudinal, artinya dia dilakukan untuk melihat tren,” tutup Ikrama. (kha)

(Fetra Hariandja)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya