Warga Australia Tertipu Rp500 Miliar di 2018

ABC News, Jurnalis
Selasa 30 April 2019 09:05 WIB
Penipuan telepon (Shutterstock)
Share :

Di tahun 2017 kerugian adalah 42 juta dolar Australia (sekitar Rp420 juta) namun di tahun 2018 naik menjadi 60.5 juta dolar Australia (sekitar Rp600 juta) naik 44 persen.

Para penipu ini biasan ya mencari korban lewat situs kencan online (termasuk Tinder), atau melalui media sosial termasuk Facebook dan Instagram.

"Mereka memainkan perasaan korban guna mendapatkan uang, hadiah dan detil personal," kata ACCC.

Namun penipuan yang paling banyak memakan korban adalah jenis penipuan investasi.

ACCC mencatat korban mengalami kerugian $AUD 86 juta, terjadi peningkatan 34 persen dari kerugian yang sama di tahun 2017.

"Cara yang paling banyak yang terjadi adalah para penipu ini menelpon korban secara random dan kemudian menawarkan investasi muluk, dan korban kemudian terjebak," kata ACCC.

(Fakhri Rezy)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya