Polusi Udara Berdampak Terhadap Kebahagiaan Warga Perkotaan

, Jurnalis
Minggu 08 September 2019 09:09 WIB
Ilustrasi. (Foto/Shutter Stock)
Share :

Bandingkan dengan penduduk di daerah yang dekat laut — untuk setiap 10% peningkatan dalam pemandangan laut yang bisa dilihat seseorang, skornya pada Skala Kecemasan Psikologis Kessler menurun sepertiga poin.

Para peneliti menyarankan bahwa "peningkatan 20 hingga 30% dalam visibilitas ruang biru dapat menggeser seseorang dari tingkat kecemasan sedang ke kategori yang lebih rendah".

Pendidikan

Mungkin salah satu dampak kehidupan kota yang tidak disangka-sangka ialah membuat kita kurang pintar.

Perbandingan hasil ujian siswa dengan tingkat polusi udara pada hari ujian menunjukkan bahwa kinerja siswa lebih buruk ketika tingkat polusi paling tinggi.

Baca juga: Polusi udara Lebih Banyak Menyebabkan Kematian Dibanding Rokok

Kinerja siswa yang menyelesaikan ujian yang sama di kota yang sama pada hari yang berbeda (dengan tingkat polusi yang berbeda pula) dibandingkan dengan tingkat polusi pada hari-hari tersebut. Bahkan perbedaan kecil dalam tingkat polusi ternyata berpengaruh pada hasil pendidikan.

Efeknya mungkin baru dirasakan di kemudian hari. Sebuah penelitian di Israel menemukan bahwa polusi partikel halus di udara dalam tingkat yang tinggi pada hari ujian akhir sekolah menengah berdampak negatif pada upah di masa dewasa.

Berat badan

Polusi di udara juga telah dikaitkan dengan obesitas. Sementara mekanisme pastinya masih diperdebatkan, dan penelitian sebagian besar baru dilakukan pada hewan, diperkirakan bahwa polusi mengubah metabolisme tubuh.

Ini mungkin disebabkan oleh peradangan di paru-paru akibat partikel polusi, yang memicu respons stres. Hormon yang dilepaskan sebagai bagian dari respon tersebut juga dapat mengurangi efektivitas insulin, sehingga meningkatkan kadar gula darah.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya