Resepsi pernikahan digelar keluarga Firdaus Amir selama tiga hari sejak 13 September. Ketiga polisi adalah bagian dari keluarga itu.
Dalam resepsi pernikahan tersebut digelar tradisi Begawai yakni pemberian gelar adat Lampung yang di dalamnya dilaksanakan dengan ritual mandi dan pepaduan. Saat turun untuk mandi, biasanya ada tradisi membunyikan sesuatu seperti membakar petasan atau mercon untuk memeriahkan acara.
Namun karena tidak ada petasan, akhirnya ketiga polisi berinisiatif meletuskan tembakan dari senjata api yang dibawanya sebagai penggantinya suara mercon.
(Qur'anul Hidayat)