Dedi juga menyebut tanggap darurat bencana kebakaran hutan Gunung Arjuno dan Welirang belum dicabut oleh BPBD Jawa Timur, meski demikian helikopter yang digunakan waterboombing belum berhasil melakukan pemadaman lantaran akses yang tertutup awan.
"Hingga kini masih belum dicabut tanggap daruratnya. Tapi dari kemarin helikopter belum berhasil melakukan waterboombing karena lokasi tertutup kabut," pungkasnya.
Kebakaran lahan hutan di Gunung Arjuno dan Welirang sendiri telah terjadi sejak sepekan terakhir. BPBD Jawa Timur sendiri sampai meminta bantuan Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) untuk mengerahkan helikopter guna memadamkan api sejak Selasa siang. Namun helikopter tersebut hingga Kamis ini belum berhasil memadamkan titik api lantaran tertutup kabut.
(Awaludin)