Fahrul mengaku belum dapat memastikan apakah pelaku penyiraman air keras terhadap enam siswi dan seorang tukang sayur adalah orang sama. Polisi masih melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut.
"Kita masih lakukan penyelidikan ya," jelas Fahrul.
Sekadar informasi, teror penyiraman air keras kembali terjadi. Kali ini, sebanyak 6 siswi SMP di Kembangan, Jakarta Barat pada Jumat, 15 November 2019, siang, disiram air keras oleh seseorang yang tidak dikenal.
(Awaludin)