DEPOK - Kabar duka menyelimuti kediaman Almarhumah Diah Larasati (51) salah satu korban kecelakaan bus yang terguling di Jalan Raya Subang-Bandung tepat turunan Palasari, Kampung Nagrog, Desa Cisaat, Kecamatan Ciater, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Sabtu 18 Januari 2020, pukul 17.00 WIB.
Suasana haru sangat dirasakan Ghazali, suami korban dan anaknya, air mata mereka pun seketika pecah melihat keranda jenazah bunda Diah Larasati tiba di rumah duka RT04/RW12, Nomor 7 Bojong Pondok Terong, Cipayung, Kota Depok, Jawa Barat.
Baca Juga: Penumpang Ungkap Detik-Detik Bus Purnamasari Terguling hingga Tewaskan 8 Orang
Hasan Roseno (19) putra kedua dari pasangan suami istri Ghazali dan Diah Larasati ini, mengaku bahwa satu jam sebelum mendengar kabar meninggal ibunya, dia sempat rasakan keanehan. Pikiranya menerawang, seketika teringat sang bunda yang saat itu berpamitan wisata ke Gunung Tangkuban Perahu.
"Saya teringat ibu pada saat itu. Akhirnya saya telpon tapi enggak aktif nomornya, saat itu perasaan saya mulai khawatir. Satu jam setelah itu Ayah kasih tahu kalau ibu meninggal dalam kecelakaan itu," kata Hasan di rumah duka Minggu (19/1/2020).
Satu pesan terakhir yang diingat sebelum kepergian ibunya, hanyalah memperhatikan jemuran pakaian tak ada pesan lain. "Enggak ada mas ibu hanya pesan sebelum berangkat agar lihatin baju yang dijemur. Ibu mau berangkat bersama rombongan. Itu saja sih kata ibu saya," tuturnya.