Assesment center Polri ini, kata dia, telah menerapkan post assessment center di seluruh jajaran SDM Polda dalam bentuk program TMCC training, mentoring, coaching dan konseling. Selain itu Upaya perawatan personil secara terpadu yang melibatkan narasumber, mentor, pembimbing, pelatih dan psikolog untuk mengembangkan kompetensi pegawai negeri pada Polri.
"Nantinya Gedung Assasment Center akan digunakan pada kegiatan pengembangan SDM Polri dan kegiatan kerja sama dengan instansi pemerintah lainnya serta menjadi tempat untuk kegiatan menejemen talenta Polri, promosi jabatan terbuka, pemetaan kompetensi calon pejabat Polri dan seleksi penugasan di luar struktur organisasi Polri," jelas Eko.
Diketahui Gedung assessment center memiliki luas 429 m2 dan mulai dibangun sejak tanggal 19 Agustus 2019 dengan capaian anggaran Rp800 juta. Dalam gedung ini, ada beberapa fasilitas seperti ruang cat, ruang diskusi, ruang wawancara, ruang tunggu assessi dan mushola.
"Pembangunan Gedung Assasment Center merupakan wujud nyata dari implemantasi 2 program prioritas Kapolri yaitu mewujudkan SDM yang unggul dan sinergitas polisional yang proaktif," tukasnya.
(Edi Hidayat)