JAKARTA - Kasus tabrak lari yang menyebabkan Taka (43) , seorang petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) Kelapa Gading Barat, Jakarta Utara, tewas pada dua pekan lalu masih belum menemukan titik terang. Pelaku yang menabrak pasukan oranye itu masih misterius.
Kasat Lantas Jakarta Utara, AKBP Rahmat Sumekar mengemukakan, polisi mengalami kesulitan saat melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). "Hasil olah TKP, tidak ada CCTV ataupun saksi yang mengarah ke sana (tempat tertabrak). Jadi, agak sulit kita untuk menentukan yang menabrak ini siapa. Jadi tidak adanya saksi ini membuat kita kesulitan," kata Rahmat di Mapolres Jakut, Selasa (4/8/2020).
Baca Juga: 3 Anggota PPSU di Jakut Jadi Korban Tabrak Lari dalam Setahun Terakhir
Menurut Rahmat, petugas PPSU ditabrak oleh motor dalam kondisi pelan, sehingga hal inilah yang membuat para saksi tidak mengetahui adanya peristiwa tabrak lari. "Selain situasi yang sepi dan ini ditabrak tidak terlalu keras, tetapi karena jatuh. Jadi kemungkinan jatuhnya ini yang menyebabkan korban meninggal," ucapnya
Rahmat mengaku, Unit Laka Lantas masih terus bekerja melakukan penyelidikan dengan terus mencari saksi kunci adanya tabrakan tersebut. "Kami terus mencari saksi yang mengetahui dan bersedia memberikan informasi kepada kita," tegasnya
(Arief Setyadi )