Pertempuran di Nagorno-Karabagh Masuki Hari Kedua, Setidaknya 21 Tewas

Rahman Asmardika, Jurnalis
Senin 28 September 2020 20:42 WIB
Foto: Kementerian Pertahanan Armenia.
Share :

YEREVAN - Setidaknya 21 orang tewas dalam pertempuran hari kedua antara Armenia dan Azerbaijan di wilayah Nagorno-Karavagh pada Senin (28/9/2020). Kedua belah pihak dilaporkan menggunakan kekuatan udara, rudal, dan kendaraan lapis baja berat dalam bentrokan terbaru.

Konfrontasi antara dua negara ekas republik Soviet itu telah menghidupkan kembali kekhawatiran atas stabilitas di Kaukasus Selatan, koridor pipa yang membawa minyak dan gas ke pasar dunia.

Setiap langkah ke konflik habis-habisan dapat menyeret kekuatan regional utama di kawasan tersebut, Rusia dan Turki. Moskow memiliki aliansi pertahanan dengan Armenia, sementara Ankara mendukung etnis Turki di Azerbaijan yang memiliki hubungan dekat.

BACA JUGA: Pertempuran Kembali Pecah di Nagorno-Karabagh, Armenia Tembak Jatuh Helikopter Azerbaijan

Konflik antara Armenia yang sebagian besar penduduknya beragama Kristen dan negara mayoritas Muslim Azerbaijan atas Nagorno-Karabagh pecah secara berkala selama puluhan tahun. Wilayah tersebut memisahkan diri di dalam Azerbaijan tetapi dijalankan oleh etns Armenia.

Parlemen Armenia mengutuk apa yang dikatakannya sebagai "serangan militer skala penuh" oleh Azerbaijan di Nagorno-Karabakh. Yerevan menuduh Turki membantu aksi militer tersebut dan memperingatkan keterlibatan Ankara dapat membuat kawasan itu tidak stabil, namun Azerbaijan membantah Ankara ambil bagian dalam pertempuran.

Menteri Luar Negeri Azerbaijan mengatakan enam warga sipil Azeri tewas dan 19 luka-luka. Sementara seorang perwakilan kementerian pertahanan Armenia mengatakan 200 orang Armenia terluka.

Nagorno-Karabakh melaporkan 15 lebih tentaranya telah tewas dalm bentrokan hari kedua. Sebelumnya, pada Minggu (27/9/2020) mengatakan 16 prajuritnya tewas dan lebih dari 100 lainnya luka-luka ketika Azerbaijan menyerang.

Militan separatis di Nagorno-Karabagh juga mengatakan telah merebut kembali beberapa wilayah yang hiang pada Minggu. Mereka mengatakan Azerbaijan telah menggunakan artileri berat untuk menyerang daerah-daerah tersebut.

BACA JUGA: Dubes Azerbaijan: Kami Siap Berdamai dengan Armenia

Kementerian pertahanan Azerbaijan mengatakan pasukan Armenia menembaki kota Azerbaijan, Terter, di utara Nagorno-Karabakh.

Dalam keterangan yang dikutip Interfax, Sekretaris Pers Kementerian Pertahanan Azerbaijan, Anar Evyazov mengatakan bahwa militer Azeri menduduki beberapa dataran tinggi strategis di dekat Desa Talish di Karabakh.

"Rudal, artileri, dan serangan udara digunakan ke posisi musuh, yang memaksa musuh untuk menyerahkan posisi yang dipegangnya," katanya sebagaimana dilansir Reuters.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya