Perantau Nekat Mudik ke Karanganyar Akan Dikarantina di Bumi Perkemahan

krjogja.com, Jurnalis
Minggu 02 Mei 2021 05:53 WIB
Foto: KRJogja
Share :

KARANGANYAR – Berada di ruang terbuka dengan suasana perbukitan lereng Lawu kerap jadi terapi jiwa. Ditambah santap secara cuma-cuma bagi perantau yang nekat mudik, diharapkan membuatnya betah selama masa karantina.

Kades Berjo, Suyatno mengatakan pihaknya kembali mendirikan tempat karantina di lokasi paling menyegarkan. Pada tahun lalu, Pemdes Berjo mendirikan tempat karantina bagi warga perantau yang pulang ke kampung halaman jelang lebaran di Telaga Madirda. Lokasi itu dikelilingi bukit lereng Lawu dan menyediakan udara segar nan sejuk.

Sekarang, tempat karantina itu digeser ke Buper Al Amin di Dusun Tambak. Telah disiapkan empat tenda doom masing-masing ukuran 2 x 2 meter. Di lahan berukuran 4.000 meter persegi itu, bisa dibangun sampai 18 tenda.

“Jika sudah terlanjur mudik ke Berjo, tidak lantas ditolak. Tapi harus karantina dulu 5-10 hari di Buper Al-Amin Dusun Tambak. Dijamin tak bosan,” kata Suyatno kepada wartawan, Jumat sore (30/04/2021).

Di empat tenda itu telah dipasang nomor 1 – 4. Warga Berjo yang pulang mudik tidak akan tertukar tendanya. Apalagi diawasi pengelola buper dari karang taruna, bidan desa dan perangkat desa serta babinsa. Selama menjalani masa karantina, seluruh kebutuhan makan dan minum disediakan. Keluarga juga boleh membesuk asalkan patuh prokes.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya