JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengatakan bahwa saat ini pemerintah tengah menggencarkan sosialisasi moderasi beragama. Konsep ini, kata dia, dengan beragama secara sungguh-sungguh, namun toleran terhadap perbedaan.
"Dan itu di dalam negara kita, negara Pancasila, dibenarkan,” ujar Mahfud saat kunjungan kerja di Pasuruan, Jawa Timur, Senin (3/5/2021).
Mahfud MD lantas menyinggung perjalanan Indonesia dalam hal dasar negara. Menurutnya, ketika dulu Indonesia hendak didirikan, ada orang yang ingin mendirikan Indonesia sebagai negara sekuler, namun ada pula yang ingin mendirikan negara Islam.
Baca juga: Milenial Saat Ini Butuh Edukasi Pemahaman Moderasi Beragama
Dia menyebutkan, tokoh-tokoh yang menginginkan negara sekuler kebangsaan, yaitu Soekarno, Mohammad Hatta, serta Mohammad Yamin. Sedangkan yang ingin mendirikan negara Islam itu adalah Wahid Hasyim, Agus Salim, Kahar Muzakkar, dan Bagoes Hadikoesoemo.
Baca juga: Moderasi Beragama Dapat Dilakukan dengan Membuat Promosi Konten-Konten di Media Sosial
Mantan Ketua MK itu melanjutkan bahwa kelompok pejuang negara Islam berpendapat bahwa bentuk negara Islam harus terlaksana karena landasan demokrasi. Demokrasi itu yang terbanyak dari yang menentukan, sehingga Indonesia harus jadi negara Islam.