Warga Desa Kerobokan Juwangi, Herdi menyatakan baru mendapatkan suntikan vaksin yang pertama kali bersama keluarganya. “Kalau mau kemana-mana bisa lebih leluasa tapi tetap mematuhi prokes,” tambahnya.
Kasatlantas Polres Boyolali, AKP Yuli Anggraeni menyampaikan harapannya agar dapat mempercepat vaksinasi di Boyolali khususnya daerah terpencil seperti di Juwangi.
“Masyarakat cenderung belum punya kepedulian terhadap vaksinasi, jadi kita berusaha memberikan edukasi kepada masyarakat stempat,” kata Yuli.
Sementara itu, Ketua MNC Peduli, Syafril Nasution mengatakan, pihaknya ikut serta berkontribusi dalam program vaksinasi di berbagai daerah di Indonesia. “Keberhasilan program vaksinasi tidak lepas dari kolaborasi dengan berbagai pihak,” jelasnya.
Syafril juga mengatakan, bahwa vaksin memang diperlukan, tetapi disiplin menjaga prokes sangat penting untuk mempercepat pemulihan kesehatan masyarakat, pendidikan dan ekonomi. “Mari jaga diri kita dan sekitar kita,” tambah Syafril.
Ditlantas Polres Boyolali dan MNC Peduli mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk dapat bekerjasama dalam menangani pandemi ini dengan melaksanakan vaksinasi dan terus menjalankan protokol kesehatan, agar Indonesia segera pulih dan bangkit kembali dari pandemi.
(Awaludin)