“Semuanya mati, tak ada informasi kapan normal,” jelas Supriyanto, programmer IT.
Masih dalam dampak yang sama, lewat Twitter beberapa layanan sekuritas juga terdampak kebakaran di Gedung Cyber, seperti Indonesia Premier Sekuritas (IPOT), Ajaib Investas, Call Centre BPBD Jakarta, dsb.
Hingga berita ditulis belum ada informasi kapan jaringan Internet tersebut kembali normal.
(Qur'anul Hidayat)